Negara Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai banyak jenis tumbuhan, utamanya beraneka pepohonan. Salah satu contohnya yaitu pohon Stigi, pohon yang termasuk ke dalam kelompok tanaman perdu. Tanaman yang bisa Anda temukan dibeberapa daerah pesisir. Sayangnya pohon ini mulai langka, padahal masih banyak orang yang belum mengetahuinya.
Habitat dan Morfologi Pohon Stigi
Pohon yang mempunyai nama Latin Phempis acidula, Anda bisa menemukannya di daerah berkarang maupun yang banyak pasirnya. Bahkan pohon ini bisa juga Anda temukan dengan mudah di daerah hutan Mangrove dan mempunyai fisik yang mudah untuk dikenali. Bentuk fisik tersebut di antaranya seperti cabang pohonnya tidak beraturan dan batang pohon berkelok-kelok.
Selain itu juga Stigi mempunyai warna kulit abu-abu kecoklatan. Daunnya sendiri berbentuk elips dan termasuk jenis tunggal dengan berwarna hijau pucat. Panjang daun Stigi yaitu 3 cm, dan lebarnya 1 cm. Stigi ini ternyata bisa bertumbuh sampai setinggi 10 m. Sehingga pohonnya termasuk ke dalam golongan tumbuhan yang bisa tumbuh tinggi serta menjulang ke atas.
Baca Juga :
- Apa itu Nyadran Dan Apa Tujuan Tradisi Ini?
- Walisongo: Karomah dan Kesaktian yang Dimiliki
- 5 Mitos Orang Jawa Tentang Jodoh
Bunga pada Stigi bisa dikatakan sangat jarang, pada umumnya akan tumbuh pada ketiak daun. Tidak hanya mempunyai bunga, Stigi juga ada buahnya yang berwarna kehijauan. Biji yang berada di dalam buah sangat banyak, biasanya akan dikonsumsi dan dimanfaatkan orang-orang untuk menyembuhkan penyakit pada tubuh.
Manfaat yang Dimiliki
1. Untuk Lingkungan
- Mampu menjaga udara yang berada di sekitar pohon tumbuh. Seperti halnya tumbuhan yang lain, Stigi juga mempunyai kemampuan menyerap CO2 serta menghasilkan oksigen.
- Mencegah resiko terjadinya suatu bencana alam, terutama abrasi pantai dan banjir rob. Hal itu yang menjadi alasan bahwa pohon ini banyak ditemukan di kawasan hutan mangrove. Stigi ini mempunyai cara kerja seperti tanggul secara alami, menghindari banjir dari laut.
- Stigi mempunyai manfaat sebagai peneduh, cocok untuk Anda jadikan tempat untuk berlindung ketika panas matahari sedang terik-teriknya. Hal itu karena daun yang dimiliki cukup rindang, sehingga akan membuat Anda merasa segar dan sejuk ketika sedang di bawahnya.
2. Untuk Kesehatan
Stigi tidak banyak bagus untuk lingkungan sekitarnya, tanaman ini pun memberikan Anda banyak manfaat pada kesehatan. Sehingga masyarakat banyak yang menginginkan kayu Stigi, untuk mengobati penyakitnya. Adapun beberapa penyakitnya seperti:
Diabetes
Orang-orang percaya bahwa Stigi bisa meredakan penyakit Diabetes, sehingga orang-orang mencarinya untuk diolah sebagai obat alternatif.
Rematik
Pohon ini juga dipercaya bagus untuk mengurangi penyakit Rematik yang diderita. Apabila Anda mempunyai Rematik, tidak ada salahnya untuk mencobanya.
Menjaga Sistem Imun pada Tubuh
Anda bisa menjaga sistem imun dalam tubuh agar tetap sehat dengan Stigi. Ramuan yang berasal dari Stigi bisa membantu Anda meningkatkan imun untuk menghadapi penyakit, misalnya seperti batuk pilek atau flu.
Membunuh Sel Kanker
Meskipun pohon ini dipercaya banyak orang dapat menyembuhkan seseorang dari sel kanker, tetapi hal tersebut masih memerlukan penelitian yang lebih dalam serta bukti.
Mitos Kayu Stigi
Stigi ternyata juga dipercaya mempunyai kemampuan supranatural, mistis dan metafisika. Kemampuan tersebut di antaranya seperti:
- Media untuk menangkal guna-guna atau santet
- Keselamatan
- Kekebalan
- Pengisian energi dan khodam
Pohon yang sudah terancam punah ini memang mempunyai segudang manfaat, seperti dimanfaatkan dalam bidang kesehatan atau untuk lingkungan. Selain yang sudah disebutkan di atas, pohon ini juga biasanya dimanfaatkan untuk membuat tasbih kayu Stigi. Apabila penasaran ingin mengetahui pohon ini, Anda bisa mencoba ke daerah sekitar pesisir.







