Makna Lagu Lingsir Wengi – Beberapa dari Anda mungkin tahu lagu ini setelah menonton sebuah film Indonesia yang berjudul Kuntilanak. Film ini sukses membuat merinding para penontonnya lantaran adanya lagu lingsir wengi yang terkesan menyeramkan. Padahal maknanya tidak seseram di film.
Lagu Lingsir Wengi merupakan salah satu lagu gending jawa yang menggunakan pakem macapat. Pakem macapat terdiri dari 11 pakem salah satunya pakem durma yang dipakai dalam lagu lingsir wengi.
Lagu ini merupakan lagu yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Sunan kali jaga memang salah satu Wali yang gemar menyebarkan ajaran Islam dengan media budaya jawa, seperti wayang kulit, gamelan, seni ukir, dan juga lagu jawa.
Makna Lagu Lingsir Wengi
Jika mendengar orang menyanyikan lagu lingsir wengi, entah paham liriknya atau tidak, orang cenderung merinding dan ketakutan. Apalagi jika terdengarnya diiringi sayup-sayup angin dingin, ketika sore menjelang, dan berada di tempat-tempat angker pula.
Baca Juga :
- 3 Batu Mustika Paling Banyak Dicari Untuk Kekayaan
- Doa Penglaris Usaha Untuk Warung Makan
- 7 Keris Bertuah Paling Pamor Di Indonesia
- Mengapa Harga Apel Jin Bisa Begitu Mahal? Ini Alasannya
Padahal gending ini diciptakan oleh Sunan Kalijaga bertujuan sebagai lagu penolak bala. Jadi semacam doa agar selamat dari gangguan makhluk ghaib. Isi dari liriknya semata-mata adalah agar mendapatkan keselamatan dari segala bentuk penyakit maupun musibah. Tidak percaya? berikut lirik dan maknanya :
Sepi durung biso nendro
Kagodho mring wewayang
Kang ngreridhu ati
Mung sembrono njur kulino
Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno
Nandang bronto
Kadung loro
Sambat-sambat sopo
Sing tak puji ojo lali
Janjine mugo biso tak ugemi
sepi tidak bisa tidur
tergoda bayanganmu
di dalam hatiku
hanya bercanda kemudian terjadi
tidak mengira akan jadi cinta
menderita sakit cinta(jatuh cinta)
aku harus mengeluh kepada siapa
yang saya cinta jangan lupakan ku
janjinya kuharap tak diingkari
Berbeda dengan lirik yang digunakan dalam Film Kuntilanak. Lagu lingsir wengi dalam film tersebut memang sengaja dibuat seram, dan terkesan memanggil roh makhluk halus. Berikut ini lirik lingsir wengi yang digunakan dalam film Kuntilanak.
Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo Tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet
Arti Dalam Bahasa Indonesia
Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna
Jangan terbangun dari tidurmu
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut
Masyarakat Jawa sejak awal tidak pernah mengaitkan Kidung Lingsir Wengi dengan kuntilanak. Lirik aslinya tidak mengandung undangan kepada makhluk halus, dalam bentuk apapun. Media lah yang membuat lagi ini terkesan seram dan berfungsi untuk memanggil makhluk ghaib.







